Tahun Ini Semua Proses Perijinan Setiap Bus Akan di Tunda! Jika Tidak Dipasang GPS Tracker
Berita

Tahun Ini Semua Proses Perijinan Setiap Bus Akan di Tunda! Jika Tidak Dipasang GPS Tracker

Teknologi selalu berkembang lebih canggih dari waktu ke waktu, dalam bidang transportasi umum, teknologi juga kerap diterapkan agar masyarakat bisa menikmatinya  dengan lebih efektif dan nyaman.

Untuk menekan angka kecelakaan akibat kelalaian pengemudi, Kementrian Perhubungan meminta setiap perusahaan operasional bus di Indonesia membekali armadanya dengan perangkat GPS Tracker.

Pemasangan GPS Tracker sudah menjadi keharusan bagi para perusahaan bus umum di Indonesia. Sebab jika alat pemantau ini tidak dipasang di bus, maka pihak Kemenhub akan menunda setiap perijinan.

“Itu sudah wajib bagi seluruh bus, tahun 2019 ini peraturannya sudah berlaku, jadi jika bus nya belum dipasang GPS Tracker, segala proses perijinan akan kami tunda samapi teman-teman pasang,” ujar Direktur Angkatan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, di Jakarta.

GPS Tracker yang dimaksud bukanlah GPS Navigasi, karena dua tipe GPS itu sangat berbeda jauh fungsinya. GPS Tracker berguna untuk memantau lokasi, kondisi jalan, kebiasaan mengemudi driver saat dijalan, sedangkan GPS Navigasi hanya berfungsi menunjukan arah jalan.

“Teknologi ini penting untuk management perusahaan. Karena GPS Tracker bisa melacak posisi bus, kecepatan bus dan kondisi jalan, mereka bisa memantau, apakah busnya bener-benar melewati jalur yang sudah ditetapkan atau tidak. Dan setiap perusahaan bus yang belum ada GPS Tracker, harus ada progress. Misal punya 200 unit bus, itu harus sudah ada yang dipasangi GPS Tracker secara berlanjut,” sambung Yani.

Untuk biaya pemasanga GPS Tracker ini menurut Yani cukup terjangkau, kisaran harga Rp. 1.5 – 2 juta sudah bisa memenuhi persyaratan tadi. “Untuk merek atau vendor GPS Trackernya bebas, kami tidak membatasi,” tutupnya.

Nantinya, peraturan ini tidak hanya berlaku untuk bus umum yang memiliki trayek luar kota saja, tapi juga berlaku untuk bus-bus pariwisata.

Leave your thought here

×

HALLO AGAN!

Kami siap membantu agan via telepon ataupun via Whatsapp

× Ada yang bisa kami bantu?